Hampir seluruh dunia dibuat lumpuh oleh satu tentara Allah Berupa wabah virus corona

Hampir seluruh dunia dibuat lumpuh oleh satu tentara Allah Berupa wabah virus corona

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, sahabat seiman, ketika alam sedang dilanda dari berbagai macam bencana, musibah, wabah virus dan lain sebagainya, di sebabkan dari perbutan tangan kita sendiri, dan sudah secara jelas tertulis di dalam al quran, lalu Bagaimanakah sebenarnya pandangan Islam mengenai hal ini. dapatkan jawabannya hanya di Kumpulan ilmu.

 Hampir seluruh dunia dibuat lumpuh oleh satu tentara Allah Berupa wabah virus corona

Islam adalah agama rohmatan lil alamin, al quran adalah sebagai pedoman kekauatan iman kita kepada allah swt, seperti yang kita ketahui di dalam ayat ayat al quran ada bayak hadist menerangkan tentang wabah dan penyakit, seperti halnya saat ini dunia sedang di landa musibah munculnya wabah virus, jika kita perhatikan melalui lafad ayat ayat al quran, allah swt menurunkan wabah berupa virus berkekuatan 150 nanometer, jika di bandingkan dengan dunia luas 550 juta km persegi mampu di taklukan virus yang mempunyai kekuatan 150 nanometer. allah sedang mendidik kita seberapa jauh kedekatan kita kepada allah swt.

dari hal ini kita dapat membayangkan, baru satu tentara allah turunkan ke alam dunia dengan kekuatan 150 nanometer, hampir seluruh dunia bersembunyi ketakutanya teramat dahsat, virus corona mejadikan umat di bumi ketakutan akan menyebabkan kematian. dalam ayat tersebut Allah swt berfirman:

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ ۖ فَإِذَا جَآءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

"Wa likulli ummatin ajal, fa iżā jā`a ajaluhum lā yasta`khirụna sā'ataw wa lā yastaqdimụn

"Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya. {quran-surat-al-a'raf-ayat-34}.

dalam isi kandungan ayat ini menjelaskan" Orang-orang zalim yang melakukan perbuatan keji sebagaimana dijelaskan pada ayat-ayat terdahulu tidak langsung mendapatkan azab dan balasan perbuatan mereka, karena Allah telah menentukan waktu dan ajal tiap-tiap umat. Dan setiap umat atau bangsa yang mendustakan Allah dan rasul-Nya mempunyai ketentuan ajal-Nya, yaitu batas waktu untuk maju atau mundur, jaya atau hancur. Apabila ajalnya, yakni masa ketentuan azab Allah kepada umat atau bangsa, tiba, azab Allah pasti akan turun dan mereka tidak dapat meminta penundaan kedatangannya atau percepatan de-ngan memajukannya walau hanya sesaat atau sekejap pun. Pada ayat yang lalu Allah menerangkan bahwa tiap-tiap umat atau bangsa ada ajalnya, maka pada ayat-ayat berikut ini diterangkan bahwa Allah mengutus para rasul pada umat manusia. Mereka menyampaikan pokok-pokok syariat sebagai petunjuk kepada manusia ke jalan yang benar. Wahai anak cucu adam! jika datang kepadamu dari Allah rasulrasul dari kalanganmu sendiri agar kamu lebih mudah berkomunikasi dan akrab dengan mereka, yang membacakan dan menceritakan ayatayat-ku kepadamu, dan menerangkan pada kalian bukti-bukti kebenaran risalahnya, maka taatlah kepadanya dan ikutilah ajarannya. Maka barang siapa bertakwa kepada Allah, dengan menaati perintah-Nya dan mengadakan perbaikan, baik dalam arti memperbaiki amalnya, maupun dalam arti memperbaiki diri dan lingkungan, maka tidak ada rasa takut pada diri mereka atas dunia yang harus mereka korbankan, karena tenggelam dalam lezatnya iman yang bersemayam dalam hati mereka. Dan di akhirat, mereka tidak bersedih hati.

Akankah kita sadar bahwa allah swt telah memberi teguran, ini merupan teguran buat kita umat manusia yang banyak melakukan kelalian terhadap allah swt, melupakan kewajibanya, dan melupakan apa yang di perintahkannya, tetapi kita sering melakukan apa yang dilarangnya, berbagai macam aib aib yang kita perbuat, sehingga allah swt menurunkan bala tentara berupa wabah.

Dalam konsep, wabah bukanlah sekedar musibah kemurkaan Allah kepada umat manusia. Akan tetapi wabah virus corona juga bisa merupakan yang disebabkan oleh perilaku manusia.

Wabah yang saat ini mendunia, yaitu menjangkitnya virus corona, merupakan musibah dan keprihatinan kita semua. Puluhan ribu korban terdampak virus ini, ribuan lainnya meninggal di seratus lebih negara di dunia.

Yang utama kita kemukaan menghadapi musibah besar ini, adalah mengembalikan semuanya kepada Allah, Sang Pencipta Yang Maha segala-galanya. Allah yang telah menciptakan semua makhluk-Nya, baik yang besar maupun yang kecil, yang terlihat maupun tidak kelihatan oleh mata. sebagaimana dalam firman allah swt dalam ayat tersebut.

ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوٓا۟ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ

"Allażīna iżā aṣābat-hum muṣībah, qālū innā lillāhi wa innā ilaihi rāji'ụn

"(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun". {quran-surat-al-baqarah-ayat-156}.

ayat ini menjelaskan" Yaitu orang-orang yang apabila ditimpa salah satu musibah dari musibah-musibah tersebut mereka berkata dengan nada rida dan pasrah, “Sesungguhnya kami adalah milik Allah yang dapat memperlakukan kami menurut kehendak-Nya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepadanya kelak pada hari kiamat. Dia lah yang telah menciptakan kami dan menganugerahkan beragam nikmat kepada kami. Dia lah tempat kami kembali dan ujung dari urusan kami.”

Tentu kita menghayatinya, bahwa segala urusan di muka bumi ini, semua yang berlangsung di atas dunia ini, adalah atas izin dan kehendak Allah. Seperti firman-Nya:

مَآ أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۗ وَمَن يُؤْمِنۢ بِٱللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُۥ ۚ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ

"Mā aṣāba mim muṣībatin illā bi`iżnillāh, wa may yu`mim billāhi yahdi qalbah, wallāhu bikulli syai`in 'alīm

"Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. {quran-surat-at-taghabun-ayat-11}.

ayat ini menerangkan" Seseorang tidaklah ditimpa sesuatu yang tidak diinginkannya kecuali dengan izin Allah, ketetapan, dan takdirNYa. Barangsiapa beriman kepada Allah, niscaya Allah membimbing hatinya untuk menerima perintahNya dan rela kepada keputusanNYa, Allah membimbingnya kepada keadaan, perkataan dan perbuatan terbaik, sebab dasar hidayah adalah hati, sementara anggota badan adalah pengikut. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, tidak ada sedikit pun yang samar bagiNya

Kalau di antara kita ada yang mendapat musibah sakit, atau terkena virus corona, semoga segera Allah sembuhkan. Itu semua tidaklah seberapa, karena hanyalah musibah dunia.

Justru, musibah yang terbesar dan berbahaya dunia akhirat adalah musibah agama, yakni manakala kita sudah enggan lagi shalat berjamaah di masjid, malas bertadarus Al-Quran dan berat shalat malam, kikir bersedekah di jalan Allah, takut berjuang di jalan Allah, serta jauh dari petunjuk Allah. Na’udzubillaahi min dzalik.

wallahu a'lam bissowab. jangan lupa berbagi informasi dengan share article ini, karena sebaik baik manusia adalah yang dapat membagikan manfaat bagi manusia, wasallamalaikum warahmatullahi wabarakatuh.

0 Response to "Hampir seluruh dunia dibuat lumpuh oleh satu tentara Allah Berupa wabah virus corona"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel