cegah wabah virus corona salah satu musuh umat di bumi

cegah wabah virus corona salah satu musuh umat di bumi

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Sahabat kumpulan ilmu, virus corona menjadi salah satu musuh besar yang saat ini sedang kita alami, puluhan negara terdampak virus ini, salah satu negara tercinta kita yaitu indonesia, samakin hari jumlah positif selalu bertambah, berbagai macam cara untuk pencegahannya di lakukan, dari mulai melakukan dengan cara fisik maupun dengan cara mistik, itu semua telah di ikhtiarkan. Sampai saat ini virus belum juga mendapatkan titik terang agar virus tidak semakin menjadi-jadi penyebarannya.

 cegah wabah virus corona salah satu musuh umat di bumi

Tetapi ada berita baiknya, yang di sampaikan oleh pemerintah kita, bahwa virus corona penderitanya dapat di sembuhkan 95%, jadi sebetulnya musuh terbesar saat ini, bukan virus itu sendiri, akan tetapi yang di takuti ialah rasa cemas, rasa panik, dan rasa ketakutan dan berita berita hoax, serta rumor. Hal ini secara jelas di sampaikan oleh pemerintah kita, tetapi tidak ada salahnya kalau kita mampu memperangi virus tersebut, agar penyebaran semakin berkurang, yaitu dengan cara yang di sampaikan oleh pemerintah kita.

Bersabar dalam Menghadapi Musuh atau wabah, Rasulullah juga menganjurkan umat manusia untuk senantiasa bersabar dalam menghadapi musuhnya yang saat ini sedang kita alami, yaitu musuh wabah virus corona. Hal ini dikarenakan sifat mulia yang satu ini menjaadi salah satu parameter kualitas iman dan ketakwaan seorang hamba kepada Allah SWT.

Namun hal yang harus diperhatikan adalah kesabaran tersebut tidak boleh membuat kita patah semangat dan pasrah begitu saja dalam menghadapi musuh yang kuat ini. mencari solusi agar bisa terlepas dari penderitaan yang disebabkan oleh virus corona tersebut.

pada kasus virus corona ini banyak sekali sebagian unsur menyebutkan, bahwa virus tersebut di ciptakan dari tangan manusia, tujuannya untuk memerangi umat ada di bumi ini, Wallahu a'lam hanya Allah yang tau, kalangan umum juga ada yang menafsirkan bahwa virus tersebut untuk kepentingan semata, penyebaranya pun di bantu para mahluk gaib, jin dan setan.

Jikalau hal itu adalah fakta murni diciptakan dari tangan manusia, Wallahu A'lam, semua itu kita kembalikan kepada Allah swt sang pencipta alam jagad raya, secara ilmuan penciptaanya pun di lakukan dengan cara uji coba menggunakan binatang yang di haramkan menurut pandangan islam, salah satu binatang tersebut yaitu adalah kelelawar dan katak, sejenis binatang tersebut kelelawar dan katak tertulis secara jelas di dalam Al quran.

cegah wabah virus corona salah satu musuh umat di bumi, ini secara global. apakah virus corona adalah bentuk unsur peperangan ataupun hanya sekedar wabah yang menular, jikalau virus tersebut adalah tujuanya untuk memerangi umat Wallahu A'lam. Dahulu perang menjadi hal yang lumrah terjadi. Bahkan ada banyak peperangan yang sudah dilalui oleh Rasulullah SAW dan para Sahabatnya. Mereka berjuang jiwa dan raga demi menegakkan agama Allah. Ternyata kondisi tersebut masih dialami oleh kaum muslimin hingga saat ini. Bahkan keadaannya lebih parah lagi. Umat Nabi Muhammad harus menghadapi musuh yang serba lengkap dengan peralatan canggih.

Jika kenyaataanya virus corona menjadi salah satu bentuk senjata peperangan tentara yang tak kasat mata, mari kita sama-sama memerangi tentara tersebut, dengan cara yang dilakukan ialah yang pertama, anjuran pemerintah melakukan keputusan resmi Lockdown, agar penyebaran virus tidak meraja lela, yang kedua menjaga diri, kesehatan dan setamina tubuh terjaga agar virus tersebut tidak gampang menyerang tubuh. yang ketiga anjuran Rasulullah Saw yang seperti di sampaikan ketika beliau mengahadapi musuh dalam peperangan.

Nabi Muhammad salallahu ala'ihi wa salam memberikan wejangan agar umatnya tetap bertahan dan sanggup menghadapi. ini tentu sangat membantu dan pasti lebih mendapatkan keberkahan bila dijalankan. Lantas apa sajakah isi pesan tersebut, Pesan berharga Rasulullah SAW untuk umatnya ketika menghadapi musuh tersaji secara lengkap baik dari bantuan mahluk gaib,jin setan dan sejenisnya, di dalam hadist Beliau. Rasulullah SAW bersabda:

Pada suatu hari, Rasulullah SAW bersama para sahabat menanti musuh hingga matahari condong. Kemudian, beliau berdiri, seraya bersabda, "Wahai saudara-saudara, janganlah mengharap-harap bertemu dengan musuh, mohonlah kesejahteraan kepada Allah. Tetapi, kalau kalian bertemu dengan musuh, sabarlah (berhati teguh). Ketahuilah, sesungguhnya surga itu terletak di bawah bayangan pedang." Kemudian beliau bermunajat, "Ya Allah, Tuhan yang menurunkan Kitab, yang menjalankan awan dan mencerai-beraikan pasukan musuh, ceraikanlah mereka dan tolonglah kami melawan mereka." (HR Bukhari).

Dalam menjalani hidup saat ini kita sedang menghadapi wabah virus corona sebagai musuh, dihadapkan dengan sesuatu atau keadaan yang sulit. Contohnya pada saat ini kita sedang berhadapan dengan musuh dalam sebuah peperangan atau perselisihan. Maka kita dianjurkan untuk berdoa seperti yang di bawah ini:

اَللّٰهُمَّ اَنْتَ عَضُدِيْ وَاَنْتَ نَصِيْرِيْ بِكَ اَجُوْلُ وَبِكَ اَصُوْلُ وَبِكَ اُقَاتِلُ

Allaahumma anta ‘adhudii wa anta nashiirii bika ajuulu wabika ashuulu wabika uqaatilu

“Ya Allah, Engkau adalah lenganku (pertolongan-Mu yang kuandalkan dalam menghadapi lawanku). Engkau adalah pembelaku. Dengan pertolongan-Mu aku berputar-putar, dengan pertolongan-Mu aku menyergap dan dengan pertolongan-Mu aku berperang.

Memohon Kesejahteraan Kepada Allah SWT, Pesan berharga dari Rasulullah tersebut berisi mengenai sebagai muslimin kita jangalah berharap bertemu dengan musuh, dan mohonlah kesejahteraan kepada Allah SWT. Dengan demikian maka hati kita akan terasa lebih tenang dan tidak khawatir sebab kita senantiasa merasa bahwa Allah bersama kita dalam keadaan apapun juga.

Wabah virus corona jangan sampai di jadikan segala bentuk kebencian walaupun pada dasarnya di sebabkan dari tangan manusia, Pesan selanjutnya adalah kita juga harus menghindari segala bentuk kebencian dan permusuhan sesama umat manusia. Hal dini dikarenakan Islam memiliki karakteristik yaitu kedamaian, persaudaraan, dan kasih sayang di antara sesama umat manusia.

Tidak hanya itu, di dalam hadist di atas juga disampaikan adanya peringatan bagi kaum muslim bahwa kejahatan dan penderitaan yang ditimbulkan pihak musuh pada dasarnya adalah bentuk ujian yang berasal dari Allah SWT. Maka dari itu, kita diperintahkan untuk senantiasa memilliki rasa sabar dan teguh pendirian dalam menghadapi ancaman dari musuh yang menghadap dan menyerang.

Dalam wabah tersebut memang tercatat pada zaman Rasulullah SAW, ini sebagai bentuk peperangan. “Riwayat itu mashur dan sahih, ada dalam kitab-kitab sahih,” Saat itu, Umar bin Khattab membatalkan niatnya masuk ke daerah Syam yang terserang wabah. Keputusan itu diambil setelah mengadakan dialog dan musyawarah bersama panglima pasukannya, Abu Ubaidah bin Al-Jarrah. Dialog itu berlangsung di daerah Syargh, jelang masuk ke daerah Syam.

Pusat wabah itu ada di kampung kecil bernama Amawas. Dalam sejarah Islam, nama tempat wabah penyakit era Umar bin Khattab dikenal dengan Tha'un Amawas atau wabah Amawas. Kampung itu terletak antara daerah Ramallah dengan Baitul Maqdis. Wabah itu menewaskan puluhan ribu orang, termasuk para sahabat Rasulullah SAW.

“Jadi jangan ada pula yang berkata bahwa iman kita kuat, apakah iman Umar bin Khattab lemah? Lalu ada yang bilang kita tolak dengan zikir, apakah zikir Abu Ubaidah tidak diterima?” banyak sahabat Rasulullah SAW yang turut meninggal dalam wabah itu. Di antaranya, Muaz bin Jabal, Suhail bin Amr, Syurahbil bin Hasanah, Abu Jandal bin Suhail dan puluhab sahabat lainnya.

Termasuk dua gubernur Syam juga meninggal berturut-turut. Pertama Abu Ubaidah bin Jarrah yang diminta keluar dari Syam oleh Umar, namun dia tidak mau pergi menyelamatkan diri, lalu meninggal. Kemudian digantikan oleh Muaz bin Jabal sebagai gubernur dan ia juga meninggal terkena wabah.

“Mereka gugur, syahid kena wabah itu, yang ketiga diangkatlah oleh Umar bin Khattab sebagai gubernur Syam Amr bin Ash,” Saat menjadi gubernur Syam, Amr bin Ash mencoba melakukan diagnosa terhadap penyebab dan penyebaran wabah. Amr mengatakan bahwa wabah seperti api yang berkobar dan selama masih ada kayu bakar, dia akan terus menyala. Selama masih ada orang yang sehat, ia akan terus menyebar. Dia melihat solusi menghentikan wabah adalah dengan menyuruh penduduk sehat pergi menyingkir ke bukit-bukit. Kebijakan itu dinamakan isolasi atau lockdown saat ini.

Sahabat kumpulan ilmu nah demikianlah informasi mengenai pesan berharga dari Rasulullah ketika menghadapi musuh atau wabah. Ada baiknya kita menjauhkan diri dari musuh dan wabah yang bisa terjadi kapan saja. Akan tetapi, bila hal tersebut sudah terjadi, maka laksanakanlah perintah yang sudah diberikan oleh Rasulullah di atas agar segala sesuatunya senantiasa mendapatkan keberkahan.

wallahu a'lam bissowab. jangan lupa berbagi informasi dengan share article ini, karena sebaik baik manusia adalah yang dapat membagikan manfaat bagi manusia, wasallamalaikum warahmatullahi wabarakatuh.

0 Response to "cegah wabah virus corona salah satu musuh umat di bumi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel